Tahu kabel mana yang putus sebelum ada yang menelepon.

NetMon memantau tiga MikroTik inti dan seluruh server Proxmox Politeknik Negeri Sambas setiap 10 detik, lalu menuliskan diagnosis yang bisa langsung dikerjakan teknisi: jalur mana, port mana, dan apa penyebabnya.

MT-LoadBalanceether1 – ether8
ISP-1
ISP-2
HOTSPOT
PUBLIK
LAN-KTR
AP-A
SW-SRV
PVE
Jalur ke MT-Hotspot-LAN putus

Port ether3-HOTSPOT tidak ada sinyal fisik sejak 14:02:17. Cable-test: keempat pair terbuka di ±37 m.

Cek kabel di sekitar 37 m dari rak server; 214 pengguna hotspot terdampak.

Satu layar untuk tiga router yang berbeda peran

Setiap MikroTik punya pemeriksaan sendiri, karena masalah yang biasa muncul di router load balance berbeda dengan di router hotspot.

Load balancing

Gerbang internet kampus dengan beberapa ISP.

  • Status tiap ISP lewat netwatch & check-gateway
  • Failover dan saturasi uplink
  • CPU, suhu, dan reboot tak terduga

Hotspot & LAN kantor

Mahasiswa, staf, dan access point di gedung-gedung.

  • Looping dan broadcast storm dari switch
  • Jumlah pengguna hotspot aktif
  • AP dan switch yang mati

IP publik & server

Router di atas cluster Proxmox, tempat server ini terpasang.

  • Host Proxmox: ping dan port 8006
  • Kabel rusak (CRC) ke switch server
  • Kecepatan link yang turun ke 100 Mbps

Dari alarm sampai diagnosis

Sistem tidak berhenti di “perangkat down”. Ia menelusuri jalur dari server monitoring dan memeriksa port di sisi yang masih hidup.

  1. Ping & API

    Semua perangkat di-ping paralel; router dibaca lewat API-SSL dengan akun read-only.

  2. Cari titik putus

    Perangkat down pertama di jalur dianggap sumber masalah, yang di belakangnya ditandai dampak.

  3. Periksa port tetangga

    Port NO-LINK berarti kabel putus atau perangkat mati total; port UP berarti perangkat hang atau IP bermasalah.

  4. Tulis langkah kerja

    Alarm muncul di layar ruang server dan Telegram, lengkap dengan langkah pengecekan.

Gangguan yang dikenali

Keamanan berlapis

Aplikasi ini memegang akses ke router inti, jadi setiap lapisan dianggap bisa jebol dan lapisan berikutnya tetap menahan.

Jaringan
IP allowlist

Panel dan layar NOC hanya terbuka dari subnet internal yang diizinkan.

Akses
Argon2id + 2FA TOTP

Penguncian akun bertahap dan blokir IP setelah percobaan gagal berulang.

Sesi
Cookie ketat

HttpOnly, SameSite=Strict, terikat browser & IP, kedaluwarsa otomatis.

Aplikasi
CSRF, CSP, prepared statement

Setiap aksi diverifikasi token; skrip asing diblokir Content-Security-Policy.

Data
Kredensial terenkripsi

Password API MikroTik dan token bot disimpan dengan libsodium.

Router
Akun read-only via API-SSL

Akun monitoring tidak bisa mengubah konfigurasi dan hanya menerima koneksi dari server ini.

Jejak
Audit log

Login, perubahan perangkat, dan penanganan insiden tercatat dengan IP.

Peran
Admin, teknisi, viewer

Layar NOC memakai token kiosk khusus yang hanya bisa membaca.